Lafaz yang tersimpan
Di semat bibir terdiam
Lirikan kiasan dalam sisipan
Atas rindu yang berdendam
-
Sayu angin semilir lalu
Bawa hujan datang ke mari
Andai bayangan tetap di kalbu
Jangan kasih di bawa lari
-
Langit yang membiru
Fahamilah bumi perlukan hujan
Janjilah jangan berseteru
Walaupun panas datang menekan
-
Air hujan turun ke bumi
Menyirami subur tanam-tanaman
Saat lafaz menjadi majazi
Jangan palsukan sebarang harapan
-
Warna warni lukisan pelangi
Membingkis kiasan dalam tulisan
Pergilah pergi jangan kembali
JANGAN DIUKIR MENJADI TATAPAN
-
Masih ingatkah permintaan suri
Apakah ia sudah ditunaikan
Kalau benar INGIN MENYENDIRI
Jangan 'dia' diingat-ingatkan
-
Beberapa bulan menjadi hitungan
Antara pasir dan lautan
Mahukan pasir kuberikan lembutan
Mahukan lautan kusembur kekerasan
-
Malam dingin semakin berlabuh
Membiaskan kepingan mimpi-mimpian
Ceritamu dulu bukan terteduh
Sentiasa menjadi buah perbualan
-
Saat lafaz menjadi kiasan
Dibirai pantun seakan perlian
Jujur saja pelangi berselerakan
Hanya hati tak berkemampuan
-
Di ungkap ramai seperti itu
Apakah ini kau pertontonkan
Sedangkan dulu kau tak mahu
Tapi kini menjadi sasaran?
-
Antara kau dan aku
Masih ada yang belum selesai
Kerna mereka generasi baru
Kenapa perlu digembar-gemburkan
-
Meski bukan dirimu salah
Kamu aku tetap sabitkan
Sahabat kuliyahmu sungguh menyerlah
Atas perihal sengaja di sebarkan
-
Sudah hilang kiasan diberi
Sudah lahir ayat hakiki
Kerna hati sudah disakiti
Kerna jiwa sudah direntapi
-
Aku nantikan PERMINTAAN SURI
ditunai pasti hilang semua
fahami wanita punya hati
bukan dirimu miliki semua
-
-Lukluk Baido'-














2 comments:
Assalamualaikum,
Didoakan agar ukhti sentiasa dalam kasihNYA sentiasa agar dunia ini terus membunga dengan kebaikan hambaNYA.
Salam ukhwah, salam mahabbah, salam mujahadah :)
Semoga terus istiqamah ye ^^
waalaikumussalam...
syukran jazilan Anisatul qalbi...
barakillahufik...
moga amanah menjadi kebaikan... ^_^
Post a Comment